Sekilas tentang Simthuddurar

فسبحان الذي أبرز من حضرة الإمتنان* مايعجز عن وصفه اللسان* ويحار في تعقل معانيه الجنان* انتشر منه في عالم البطون والظهور* ماملاء الوجود الخلقي نور
Maka, segala puji bagi Ia yang telah menciptakan dari sisi-Nya. Makhluk yang membuat lisan tercekat dalam menguraikan keindahan sifatnya. Ia, yang membuat sanubari tak mampu memahami hakikatnya. Yang menyebar ke alam yang tak nampak maupun yang nyata. Dan memenuhinya dengan cahaya.
حيث أبرز من عالم الإمكان* صورة هذا الإنسان *ليتشرف بوجوده الثقلان* وتنتشراسراره في الأكوان* فمامن سرٍ اتصل به قلبُ مُنيب* الامن سوابغ فضل الله على هذا الحبيب
Atas perkenan-Nya menghadirkan di alam nyata. Wujud dari insan termulia. Agar jin dan manusia beroleh kemuliaan dengan kehadirannya. Beserta rahasia keutamaan yang tersebar merata di alam semesta. Maka tiada satu pun rahasia yang terhubung dengan hati yang peka. Terkecuali karena curahan karunia Allah yang dilimpahkan melalui Sang Kekasih pilihannya.
صورةً كاملةً ظهرتْ في هيكلٍ محمود* فتعطّرتْ بوجودها أكناف الوجود* وطرزت بردالعوالم بطراز التكريم
Kesempurnaan fisik yang yang terpatri dalam bentuk insan terpuji. Harum kehadirannya tercium semerbak meliputi segenap penjuru. Menghiasinya dengan sulaman indah penuh keagungan.
*****
Kalimat di atas adalah cuplikan dari natsr maulid simthu ad-durar karya Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang berasal dari Seywun, Yaman. Kitab maulid ini adalah sastra Islam yang dibuat pada tahun 1327 H, karena rasa cinta dan rindu yang mendalam pada datuknya shallallaahu ‘alayhi wa sallam. Simthu ad-durar berbeda dengan kitab maulid lain, karena simthu ad-durar bukan berasal dari tulisan penulis, namun berasal dari ceramah Al-Habib Ali selama 3 kali pertemuan yang dikumpulkan oleh muridnya.
Kitab simthu ad-durar berisikan sifat-sifat, akhlak, perjalanan hidup, dan pujian terhadap Nabi Muhammad yang ditutup dengan doa. Bentuknya yang prosa tidak mengurangi keindahannya. Habib Ali mengungkapkan cintanya dalam bahasa yang sangat indah. Dengan rima yang menarik, serta perumpamaan-perumpamaan yang menakjubkan.
Karya ini merupakan sebuah sastra Islam, baik dari segi geneologi maupun isinya. Seperti telah disebutkan, simthu ad-durar dikarang oleh seorang ulama muslim dengan latar belakang keagamaan yang sangat kuat sehingga mutiara-mutiara kata yang merangkai paragraf-paragrafnya pun terlihat memiliki karakter Islam yang kuat, keindahan ajaran Islam dalam balutan sifat-sifat agung dan jalan hidup sang pembawa risalah Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *